DAMRI Trip 3 Negara

PONTIANAK — Perum DAMRI resmi memperkuat armada layanan bus internasional dengan menghadirkan 10 unit bus baru yang akan melayani rute "Trip 3 Negara" yang menghubungkan Pontianak (Indonesia) dengan Kuching (Malaysia) hingga Bandar Seri Begawan (Brunei Darussalam).

Armada baru tersebut dibangun menggunakan sasis Hino RM 280 ABS dan dipadukan dengan bodi REXUS 8S hasil garapan karoseri Piala Mas. Kombinasi ini dirancang untuk menunjang perjalanan jarak jauh dengan mengedepankan aspek kenyamanan, keselamatan, serta efisiensi operasional.

Kehadiran armada baru ini menjadi bagian dari upaya DAMRI dalam meningkatkan kualitas layanan transportasi lintas negara. Selain menawarkan fasilitas yang lebih modern, bus juga telah dibekali sistem pengereman Anti-lock Braking System (ABS) guna meningkatkan keamanan selama perjalanan.

Rute Lintas Batas 3 Negara

Rute Trip 3 Negara merupakan salah satu layanan bus internasional yang menghubungkan tiga negara di Pulau Kalimantan. Dari Pontianak, bus melintasi perbatasan menuju Kuching di Negara Bagian Sarawak, Malaysia, sebelum melanjutkan perjalanan ke Bandar Seri Begawan, Brunei Darussalam.

Selama perjalanan, penumpang diwajibkan mengikuti prosedur pemeriksaan imigrasi dan kepabeanan di setiap titik perbatasan sesuai dengan regulasi yang berlaku di masing-masing negara. Total waktu tempuh perjalanan diperkirakan mencapai sekitar 22 hingga 28 jam, bergantung pada kondisi lalu lintas serta durasi proses pemeriksaan di perbatasan.

Kualitas Karoseri Nasional

Penggunaan bodi bus produksi karoseri nasional juga menjadi bukti bahwa industri otomotif Indonesia mampu menghadirkan produk yang memenuhi kebutuhan layanan transportasi lintas negara. Dengan pembaruan armada ini, DAMRI berharap dapat memberikan pengalaman perjalanan yang lebih aman, nyaman, dan andal bagi masyarakat maupun wisatawan yang memanfaatkan jalur darat antarnegara.

Sebagai informasi, layanan Trip 3 Negara telah beroperasi selama beberapa tahun dan menjadi salah satu rute internasional andalan DAMRI. Penambahan armada baru diharapkan mampu meningkatkan kapasitas layanan sekaligus mendukung konektivitas transportasi darat antara Indonesia, Malaysia, dan Brunei Darussalam.

Kembali ke Berita